Karanganyar, Pendekar Wisata dari Gerbang Timur Jawa Tengah

Keterbatasan dana, waktu tak membuatku menyurutkan langkah tuk menelusuri jejak sejarah, wisata di wilayahku. Hanya bermodalkan tekad yang kuat, aku pun bisa kesana. Aku memang belum seperti travel blogger yang lain yang sering berkelana kemudian menulis di blog. Tak sebanding jika dibandingkan dengan mereka yang kadang rela mengorek tabungan demi menjelajah dunia. Sedikit tulisanku ini bisa memberikan informasi bahwa Jawa Tengah layak untuk dikunjungi sebagai tempat wisata.

Aku, petualang kecil, berpetualang di daerahku, Jawa Tengah provinsiku, dan aku sendiri tinggal di kota kecil yang kemasyurannya tertutup oleh kota Solo. Ya, disinilah aku dibesarkan di Kota Karanganyar. Karanganyar berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur. Maka dari itulah Karanganyar menjadi gerbang utama masuk Jawa Tengah dari Timur, bersama dengan Kabupaten Sragen, Blora.
Gerbang Timur Jawa Tengah Perbatasan dengan Jatim
Barangkali traveler masih asing dengan Kabupaten Karanganyar, tapi tak dengan pariwisatanya. Kadang aku merasa cemburu kalau Karanganyar di sebut kota Solo. Karena memang, yang lebih dikenal itu Solo bukan Karanganyar. Contoh saja Candi Cetho, yang konon kata penduduk daerah situ, wilayah tersebut merupakan nenek moyang orang Bali, well itu dimana kawan? Di Karanganyar. Ada lagi Candi Sukuh, yang memiliki kemiripan candi diluar negeri, orang menyebutnya di Solo, but itu di Karanganyar. Dan masih banyak lagi yang membuatku cemburu. Tapi kecemburuanku serasa sirna, karena Solo dan Karanganyar masih di provinsi Jawa tengah.

Karanganyar memang bukan kota Solo, melainkan masuk ke karesidenan Surakarta. Tapi sekarang tak ada karesidenan. Bersama dengan Wonogiri, Klaten, Sukoharjo, dan Sragen, Karanganyar masih dalam lingkup Surakarta. Bisa jadi karena itulah kalau mau ke Sragen para traveller menyebut Surakarta atau solo, begitu juga ke Karanganyar hampir sama. Travel agen pariwisatapun menggabungkan destinasi wisata area Karesidenan Surakarta karena memang letaknya berdekatan.

Mengingat Karanganyar masih belum setenar daerah lain seperti Belitung, Raja Ampat dll, izinkanlah saya mengurai berbagai wisata Karanganyar dan sedikit dari wilayah tetangga. Akan ku buktikan bahwa wisata di Jawa Tengah umumnya, dan khususnya Solo dan sekitarnya memang layak untuk di kunjungi.
aliran air terjun grojogan sewu
Karanganyar, dengan wilayahnya yang berupa dataran tinggi dan dataran rendah, maka Karanganyar memiliki berbagai obyek wisata. Wisata yang paling menjanjikan saat ini masih di dominasi oleh wisata alam.

Kondisi karanganyar bagian timur yang berbatasan dengan Magetan, Jawa timur, memang merupakan dataran tinggi, dengan Gunung Lawu sebagai gunungnya. Ya, Gunung Lawu merupakan gunung yang wilayahnya sebagian berada di Jawa tengah sebagian lagi di Jawa Timur.

Karanganyar punya jalur pendakian untuk menuju puncak Lawu.

Jalur pendakian tersebut yaitu Cemoro Kandang kalau Cemoro Sewu masuk Jatim. Bagi yang hobi mendaki boleh juga mencoba pergi ke Gunung Lawu sekedar ingin mendaki gunung, dan melihat kota Solo di atas awan. Pun juga bisa menambah catatan pendakian. Karakteristik Gunung Lawu merupakan gunung pasif, tetapi sempat aktif dan akhirnya tertidur ribuan tahun, hal ini dibuktikan dengan adanya belerang disana. Bisa jadi suatu saat atau kita tak tahu kapan itu, bisa seperti Gunung Sinabung yang dari pasif menjadi aktif. Tapi tenang saja, walaupun begitu ada BMKG yang bisa memberitahu jika keadaan gunung menjadi aktif.

Sayang seribu sayang aku gak kuat kalau mendaki jadi aku belum pernah ke sini, dulu sempat sekedar mampir tapi belum kesampaian untuk mendaki.Baca berita di Solopos ditemukan jalur pendakian baru, yang akan segera diresmikan bersamaan dengan air terjun baru, yang berada di desa Anggrasmanis kita tunggu saja peluncurannya

Kamu bukan pendaki, yuk mari melipir ke Grojogan sewu

Grojogan Sewu
Grojogan sewu ini juga terletak di daerah dataran tinggi, dekat dengan pendakian, agak turun sedikit. Air terjun ini berasal dari sungai yang berada diatasnya. Air terjun ini ramai sekali pengunjungnya saat hari libur. Pemandangannya indah menawan. Jika Anda mau melihatnya harus bersiap untuk memijat kaki Anda karena memang harus melalui seribuan anak tangga.

Gak mau capai ? Bisa ke Air terjun Jumok

Aliran air terjun jumok
Air terjun jumok berada di Jenawi, tidak jauh dari tempat candi sukuh. Unuk meuju tempat ini bisa dari arah Solo-Tawangmangu kemudian sampai ada penunjuk arah bisa ke kiri jalan. Ikuti penunjuk arah. Air terjun Jumok ini dikelola oleh warga, tangga untuk mencapai air terjun ini tidak terlalu banyak.

Lepas dari itu, Mari berkemping ke Sekipan, Tawangmangu

Aih karanganyar punya bumi perkemahan, yeay� ya iyalah. Bumi perkemahan Sekipan ini juga terletak di Tawangmangu Karanganyar, berada tak jauh dari area wisata Air Terjun Grojogan sewu. Bumi perkemahan ini di kelola oleh Perhutani, so kawan-kawan kalau mau kemah izin dulu sama Perhutani nggeh. Ups tak hanya perkemahan, juga disini juga ada tempat untuk out bond loh. Dulu aku sempat di undang untuk mengikuti outbond acara guru TPA sekelurahan, sayangnya waktu itu saya tak bisa datang, hiksss.

Malas ke Sekipan? Mau yang dekat-dekat aja dari kota, Yuk Ke Delingan

Wana wisata gunung bromo delingan
Yup, di Delingan ada Buper yang sering kali diadakan acara perkemahan. Mulai acara sekolah, kecamatan, kabupaten, hingga proinsi. Sempat pula digunakan perkemahan nasional. Siapa yang tak mau mengunjungi karanganyar ? Ini loh karanganyar. Aku sempat kesini untuk mengunjungi murid-muridku waktu kemah. Tapi tak sempat aku menjepretnya. Jangan pulang dulu ke Delingan ada wana wisata Gunung Bromo, dan waduk Delingan. Lokasi Delingan ini hanya 4 km dari pusat Karanganyar.

Melipir Ke Matesih, menjajaki pemandian putri raja

air di sapta tirta
Matesih merupakan kecamatan di Karanganyar, yang masih berada di dataran tinggi. Yang terkenal dari Matesih ini adalah terdapat pemandian putri raja peninggalan raja mangkunegaran. Iya bener raja mangkunegara, yang keratonnya ada di solo itu loh. Terdapat pula Sapta tirta, tujuh mata air yang muncul dengan sendirinya, sebuah keajaiban dari Tuhan yang diberikan kepada warga karanganyar.

Ada apa saja di Sapta Tirta?

Ada banyak, ada tujuh macam air yang berbeda jenis ada disini. Kamu tahu air yang buat krupuk jadi renyah itu air bleng alias borak hoho, itu ada disini. Ada pula air soda, yuk daimbil buat bikin kue bolu haiyah jangan ditiru yak. Ada air macem-macem lah pokoknya kalau kesini, jangan lupa mampir karanganyar. Catat ya Sapta tirta berada di Matesih. Untuk menuju kesana dari Solo bisa naik bus jurusan Solo-Matesih.

Bosan jalan-jalan terus ya, sudah pesta durian saja di Matesih dan Jumantono

Mana gambarnya? Penasaran mulu ya, haha datang aja kalau hari minggu di daerah Matesih dan Jumantono, banyak yang jualan di pinggir jalan. Harganya bervariasi tergantung tunggangannya. Loh apa maksudnya. Ya emang unik di sini, kalau naiknya mobil, atau kendaraan bagus harganya bisa berlipat lipat, atau harinya pas hari libur harga durian bisa melonjak. Datangnya pas musim durian yah, jangan pas musim mangga!

Lapar Mak�Yuk ke Amanah Karangpandan

ikan di pemancingan amanah karangpandan
Di Amanah Karangpandan ini, bisa menikmati makanan yang kita pancing sendiri. Selain itu kita bisa melihat cara pembuatan roti Amanah. Bisa juga melakukan outbond di Amanah ini. Namun Amanah ini milik seseorang jadi kalau mau outbond izinnya bukan ke perhutani tapi ke yang punya tempat ya.

Museum Dayu, ceceran sejarah dari masa lampau

Lapisan Tanah Kabuh di Museum Dayu
Museum sangiran di Sragen kini punya cluster. Satu-satunya cluster yang berada di Karanganyar adalah Museum Dayu di Gondangrejo. Museum dayu sekarang ini masih gratis, masih baru, karena baru saja di resmikan Pak SBY akhir tahun lalu. Memasuki museum ini, Anda akan diajak bernostalgia dengan jutaan tahun lalu. Selain itu ditemukan juga fosil-fosil hewan didaerah situ. Museum ini, menjadi museum yang terbesar diantar cluster yang lain, info aku dapat dari pak Satpam. Museum ini terdiri dari anjungan-anjungan, diorama, serta ruang pamer. Anda lelah? Ada gazebo untuk beristirahat atau sekedar bercengkerama.

Masih banyak wisata Karanganyar yang belum aku tuliskan dalam artikel ini. Karanganyar terdiri dari 17 kecamatan yang masing-masing kecamatan mempunyai objek wisata. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di artikel lain mengenai Karanganyar dan Jawa Tengah di Blogku ini.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog �Blog Competition #TravelNBlog 3� yang diselenggarakan oleh @TravelNBlogID.

Kunjungi juga wisata karanganyar yang lain

Menikmati Segarnya Air Terjun Grojogan Sewu
Berkunjung Ke Museum Dayu Cluster Sangiran di Karanganyar


Menikmati Segarnya Air Terjun Grojogan Sewu

Ingin berwisata alam di area Jawa Tengahtetapi bingung kemana. Segera tentukan untuk menuju wisata alam Air Terjun Grojogan Sewu. Air Terjun Grojogan Sewu ini, terletak di Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Air terjun ini berada di lereng gunung lawu sebelah barat.Terletak tidak jauh dari jantung kota Solo. Cukup dengan waktu sekitar satu jam dari Solo akan sampai ke tempat wisata ini. Sedangkan jarak dari jantung ibu kota karanganyar hanya sekitar 45 menit.

Air Terjun Grojogan Sewu 
Air terjun ini mempunyai tinggi beberapa meter. Terlihat tinggi dari kejauhan. Air terjun ini dingin dan menyegarkan membuat semua wisatawan betah di sana. Selain itu air terjun ini airnya bersih karena berasal dari mata air gunung.

Jika memulai perjalanan dari solo bisa menggunakan angkutan umum berupa bus. Bus jurusan solo-tawangmangu menjadi salah satu transportasi menuju air terjun grojogan sewu ini. Bus yang mempunyai trayek Solo Tawangmangu yaitu bus Rukun Sayur, bus Langsung Jaya, bus Setia Usaha. Bus-bus tersebut dapat di temukan di terminal Tirtonadi sebelah timur. Tarif menuju Tawangmangu saat ini sekitar 10.000 rupiah (tarif bisa berubah menyesuaikan harga kenaikan BBM) . Selain angkutan umum, menuju tempat ini bisa menggunakan sewa mobil atau naik taksi.

Sesampainya di terminal Tawangmangu, jangan beranjak pergi menuju tempat wisata dulu. Disini sempatkan melihat pasar wisata Tawangmangu. Di pasar ini berbagai macam buah-buahan, oleh-oleh, ataupun berbagai macam tanaman hias ada. Namun jika tidak memungkinkan bisa di kunjungi setelah menuju air terjun.

Untuk menuju lokasi tiket air terjun dari terminal Tawangmangu membutuhkan waktu sekitar 15 menit berjarak sekitar 500 meter. Berjalan adalah alternatif menyenangkan jika memang ingin menikmati keindahan di sekitar Tawangmangu. Namun jika tidak ingin lelah, ojek pun ada. Cukup dengan membayar lima ribu rupiah Anda akan diantar sampai gerbang tiket.

aliran air terjun
Tiket masuk sebesar 6000 rupiah untuk wisatawan dalam negeri sedangkan untuk wisatawan luar sekitar 18.000 atau 2 dolar. Setelah mendapatkan tiket, kita bisa masuk menuruni tangga. Siapkan energi yang kuat karena tangganya mencapai ratusan bahkan ribuan. Namun sejak Juli 2014 tiket masuk air terjun Grojogan Sewu naik drastis. Untuk pengunjung local di kenai biaya 13.500 sedangkan turis asing 160.000 rupiah. Walaupun demikian, kawasan wisata ini masih banyak di kunjungi warga local untuk berwisata. Hanya saja, untuk turis asing kemungkinan akan berpikir lagi dengan kenaikan harga tiket tersebut.

Saat menuruni tangga menuju air terjun Anda akan menjumpai sekawanan monyet. Namun monyet ini tidak akan mengganggu jika tidak diganggu. Jika membawa makan harus hati-hati bisa-bisa makanan yang dibawa akan dicuri monyet. Selama menuruni tangga kita bisa mengambil gambar air terjun dari kejauhan. Bahkan disediakan spot untuk berpoto dengan air terjun saat menuruni tangga.

Tak terasa sampai juga di air terjun grojogan sewu ini. Lelah yang menggelayuti pun serasa hilang karena melihat keagungan Tuhan berupa Indahnya air terjun ini. Disana boleh bermain air terjun, tetapi ada area berbahaya yang tidak boleh di lewati. Ada sebuah peringatan di papan untuk tidak mendekat. Mungkin papan ini dipasang agar pengunjung hati-hati dengan aliran air terjun yang cukup deras. Di sediakan pula spot poto dengan air terjun. Namun kadang harus antri karena banyak orang yang menginginkan poto di titik pengambilan gambar tersebut.

air terjun grojogan sewu dilihat dari tangga
Puas bermain air, wisatawan masih dimanjakan dengan berbagai arena bermain air salah satunya adlah kolam renang, ada pula rafting cuma kadang tidak tersedia, hanya waktu tertentu saja tersedia. Adapula bermain flying fox cukup dengan 11 ribu rupiah kita bisa bermain flying fox melewati sungai. Fantastis!

Lapar? ada deretan pedagang disana. Saya sarankan untuk memakan sate kelinci, karena disana yang khas memang sate kelinci. Bau sate nya lezat dari kejauhan sudah tercium bau bakaran sate. Harga sate sekitar 10 ribu rupiah tergantung porsi yang diinginkan. Itu untuk harga dua tahun yang lalu, bisa jadi sekarang naik menjadi 12.000 sampai 15.000. Untuk menikmati sate bisa juga menyewa tikar untuk makan secara lesehan, wow nyummy lezatnya.

Setelah asyik bermain air terjun yang dingin menyegarkan untuk kembali ke tempat awal tadi kita harus naik tangga. Tangga keluar ini berbeda dengan tangga ketika turu tadi. Perlu energi ekstra juga. Setelah sampai pintu keluar kita akan melihat papan selamat anda telah melewati 1250 anak tangga.

Tertarik untuk mengunjungi wisata alam Air Terjun Grojogan Sewu? Segera datang saja. Oh ya, saran saya untuk datang pada musim penghujan karena airnya cukup deras, selain itu hindari datang waktu hari besar, atau hari libur karena sangat ramai. Selamat datang di Air terjun Grojogan Sewu, Selamat datang di Karanganyar Tentram,

Menikmati Semilir Angin di Hamparan Perbukitan Teh Jamus Ngawi

Perkebunan teh ada banyak salah satunya adalah kebun teh Jamus di Ngawi. Kebun teh ini memiliki kelebihan di banding dengan kebun teh lain. Jika kebun teh lain berupa hamparan tanah yang lapang, maka di kebun teh ini the terhampar di perbukitan. Di Jamus, kebun teh Bukit ini berbentuk hamparan dan berundak seperti candi. Nah ada kebun teh yang menyerupai candi Borobudur di beri nama Borobudur hills.

Teh jamus
Libur lebaran kali ini saya pulang ke kampung halaman pasangan saya tepatnya di Ngawi. H+2 sya dan keluarga mengunjungi dusun Ngrambe, untuk bersilaturahmi. Dusun Ngrambe terletak di Ngawi bagian barat. Kami berangkat pagi. Sampai disana selesai silaturahmi saya bersama Mas Aji berencana untuk mengunjungi perkebunan teh Jamus yang berada di Ngawi.

Menurut saudara dari Ngrambe, tempat tersebut letak kebun teh tidak jauh dari tidak jauh dari tempat tersebut, jalannya halus, ada pula flying foxnya. Wah kami semakin penasaran. Jam sudah menunjukkan pukul satu siang lebih WIB. Awalnya adik kami bilang kalau di daerah Karanganyar ada juga perkebunan teh kemuning. Namun, saat ini menurut saya yang memungkinkan untuk dikunjungi adalah kebun teh jamus yang berada di kaki gunung lawu bagia utara. Kami memutuskan untuk pergi karena jarak tidak terlalu jauh. Lagi pula cuaca masih cerah.

Borobudur Hills
Jam setengah dua kami berpamitan pada saudara Ngrambe untuk pergi sejenak menuju dan perkebunan teh jamus. Setelah melewati jalanan desa di Ngrambe yang belum halus akhirnya kami sampai jalan Ngawi Ngrambe. Kami bernagkat menggunakan sepeda, kali ini saya hanya berdua saja, bapak ibu masih di Ngrambe.

Jalan raya menuju sini tidak banyak te lumayan bagus tidak banyak lubang. Sayangnya jalannnya agak sempit hanya bisa di lalui mobil. Kalau di lalui bus besar bisa tapi akan memakan badan jalan dari arah berlawanan. Di perempatan pasar Ngarmbe ada palang arah petunjuk arah jamus lurus kemudian kami lurus. Ada beberapa iringan sepeda motor dan mobil yang menuju arah yang sama dengan kami. Rupanya mereka juga ingin mencicipi liburan di perkebunan teh jamus. Nah, ada yang unik nih, beberapa plat mobil menunjukkan di beberapa tempat di luar daerah ada yang ber plat L, Ad, dll eh ada pula plat B yang dari Jakarta. Mereka berbondong menuju arah kebun teh. Yap, sepertinya kami sudah akan sampai karena ada tulisan desa girikerto

Perlu di ketahui bahwa Perkebunan Teh Jamus yang berada di Dusun Jamus, Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jatim, yang berbatasan dengan Kabupaten Sragen, Jateng.Lokasi agrowisata teh ini justru lebih dekat dari Sragen yang hanya 40 km arah timur, sementara dari Kota Ngawi arah barat berjarak 45 km, dan bila ditempuh dari Kota Surabaya sekitar 245 km.

Papan Selamat datang di kebun teh
Pukul setengah tiga sampai di pos penjualan tiket. Tiket kali ini di jual seharga 8000 rupiah dan mendapatkan satu box teh. Untuk tiket ada kenaikan karena libur lebaran. Biasanya tidak mencapai 5000 rupiah.
el
Setelah mendapatkan tiket selang 200 meter ada penukaran tiket dengan teh satu box kecil. Kemudian sampailah di area perkebunan teh, jalannya berkelok kelok, harus ekstra hati-hati karena jalan berkelok dan nanjak.

Di kebun teh ini ada air terjun, ada sendang lanang dan yang paling sensasional adalah Borobudur hills. Setelah sampai di parkiran kami memulai berjalan menuju Borobudur hills. Borobudur hill ini ternyata bru di resmikan pada tahun 2003 oleh bupati Ngawi saat itu yaitu dr Harsono.

Suasana di kebun teh
Untuk mencapai puncak tertinggi dari Borobudur hills ini kita harus melewati tangga. Yap cukup tinggi, karena menurut informasi Borobudur hills mempunyai tinggi 35,4 meter. Cukup membuat terengah engah ketika menaiki tangga. Pada saat naik, saya mencoba tangga yang agak ekstrim tidak ada pegangan tangannya. Tapi waktu turun melewati tempat yang berbeda, ada pegangan tangannya jadi tidak terlalu lelah ketika naik atau turun.

Tangga naik bukit borobudur
Di tempat ini kita bisa melihat hamparan perkebunan teh, kolam renang dari air sendang lanang pun kelihatan. Pemandangannya indah, subhanallah. Setelah selesai melihat kami turun dari Borobudur hill tsb.

Menikmati Seduhan Teh Aroma Kopi di Jamus Ngawi

Menikmati teh sudah biasa, begitu juga menikmati kopi. Bagaimana kalau menikmati teh rasa kopi alami dari kebun teh jamus Ngawi di lereng gunung lawu.

Sambil menuju perkebunan teh, kita bisa menikmati teh dengan berbagai jenis. Salah satunya adalah teh rasa kopi tanpa kopi. Saat membayar tiket menuju perkebunan teh kami di beri satu box teh rasa kopi.

Teh Jamus Alami Rasa Kopi
Waktu saya membaca box pemberian itu, ada tulisan teh dengan rasa kopi tanpa kopi. Rasanya jadi penasaran untuk segera mencicipi. Jika dua varian ini bersatu dalam satu rasa bagaimana ya.

Teh sendiri merupakan tanaman yang di temukan di Tiongkok berbeda dengan kopi, kopi di temukan di daerah Etiopia yang kemudian di kenalkan oleh Muslim di Arab dan kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Teh aroma kopi ini di petik dari kebun teh yang berumur lebih dari seratus tahun. Kebun teh ini awalnya milik belanda dan berganti kepemilikan hingga paling akhir.

Selain teh dengan aroma kopi ada juga teh putih, teh benalu, teh merah dll. Teh ini bisa anda temukan di daerah agrowisata kebun teh Jamus , Sine, Ngawi, Jawa Timur.

Perkebunan teh jamus
Setelah selesai menikmati alam perkebunan teh saya terburu pulang karena hari telah sore. Sesampai di rumah saya penasaran untuk mencoba teh tersbut Memang benar teh tersebut beraroma kopi. Teh mengandung kafein dan kopi juga mengandung kafein sehingga keduanya memiliki kesamaan. Dengan kadar kafein yang tinggi ini kemungkinan yang mengakibatkan teh beraroma kopi.

Mencari Jejak Kelelawar di Guwo (Gua) Lawa Ngawi

Di Ngawi tak hanya benteng Pendem saja, ada pula peninggalan alam berupa gua kelelawar atau sering di sebut Gua Lawa. Letaknya sekitar 5 km dari arah kota Ngawi. Gua ini tak begitu terkenal namun masyarakat sekitar cukup mengenalnya.

Gua Lawa Ngawi
Kali ini saya memulai perjalanan di pagi hari, bahkan matahari masih mengintip malu-malu di ufuk timur. Perjalanan menuju gua lawa agak tersendat karena sang penunjuk jalan lupa.

Setelah berputar-putar akhirnya menemukan juga lokasi gua lawa tersebut. Jalannya sempit, ada gubuk warung gua lawa, itulah salah satu penunjuk kalau tempa ini terdapat gua lawa

Jalan Menuju Goa Lawa
sampai di tempat ada segerombolan anak-anak yang juga berekspedisi mencari gua Lawa. Mereka layaknya bolang, eh tapi saya juga kayak bolang deh hehe. Mereka memberitahukan ada dua gua lawa, kelelawar jantan dan betina. Salah satu bocah menunjukkan tempat gua lawa. Sayangnya banyak tanaman liar yang menutup gua lawa.

Menurut suami saya, dulu Goa nya tidak banyak tanaman liar, tapi sekarang tak terawat. Sebenarnya menurut saya Goa Lawa ini bisa di jadikan alternatif wisata di Kabupaten Ngawi. Menurutnya juga Goa Lawa ini dulunya merupakan sungai purba.
Air Terjun Parang Ijo Karanganyar Solo

Air Terjun Parang Ijo Karanganyar Solo

Air terjun parang ijo terletak di dataran tinggi gunung lawu. Tepatnya di  Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Sebagaimana air terjun yang banyak dijumpai, air terjun ini berasala dari aliran sungai kecil. Di musim kemarau debit air berkurang, bahkan tak setetes air pun mengalir di sana. Jika ini terjadi maka sebaiknya Anda datang di musim penghujan. Jika tidak, maka nikmati alam di sekitar daerah tersebut. Hawanya dingin menyegarkan.

Beberapa tahun yang lalu saya dan teman-teman saya melakukan ekspedisi ke tempat ini.  Saya ingat betul kejadian tersebut. Pagi-pagi saya ditelepon oleh teman saya. Mereka akan datang menjemput saya sesegera mungkin. Wah, kejutan besar mereka datang. Ya, mereka adalah teman berpetualangan saya ketika saya SMA.

Perjalanan pun di mulai. Saya membonceng Mpok. Mpok adalah sebutan untuk temanku. Karena belum tahu tempatnya, kami sempat bertanya-tanya ke penduduk sekitar. Menuju area wisata tersebut kami juga melewati tempat yang biasanya di lewati untuk menuju air terjun jumog.

Akhirnya, setelah berlelah-lelahan kami sampai juga di tempat tersebut. Ah, kali ini hawa yang dingin jadi tak terasa dingin karena keringat sudah bergumul diseluruh tubuhku. Saking lelahnya berkendara dari tadi.

Sampai di sana saya dikejutkan dengan air terjun yang tampa air. Wah, ini air terjunnya mana ya? . Saya dan teman-teman kemudian berpikir apa mungkin karena kemarau. Sedikt kecewa sudah sampai, tapi tak bisa menikmati keindahan. Kami akhirnya berjalan-jalan di sekitar area air terjun. Di sana ada tulisan agar kita tidak melakukan kesyirikan dengan membuat sesajen atau sejenisnya, kita disuruh tetap beribadah kepada Allah. Tulisan tersebut di tulis diatas batu. Saya lupa bagaimana detail lafal dari tulisan tersebut. Tulisan ini dibuat mungkin karena banyaknya praktek sesajen yang ada di sekitar atau bisa jadi hanya sebuah nasehat.

Kami menulusuri tangga yang ada di sekitar sambil menimati pemandangan. Kami datang kira-kira 5 tahun yang lalau. Cukup lama juga ternyata,hehe. Lanjut lagi ceritanya, setelah mengelilingi tempat tersebut, kami melihat bilik-bilik. Astaghfirullah, ada sepasang muda mudi yang memadu kasih di bilik peristirahatan, ah tidak. Kami melanjutkan perjalanan lagi lebih naik lagi, eh ternyata juga ada bilik peristirahatan yang terkesan tersembunyi dibalik dedaunan. Lagi, lagi kami menemui orang yang memadu kasih.

Kami bosan dengan penyalahgunaan tempat ini. Akhirnya kami ngesot saja. Eh tidak ngesot, kami memilih tempat beristirahat  yang dekat dengan tebing. Hmm, yang ini nih pemandangan perbukitan hijau dipadu dengan hamparan sawah menyejukkan pandangan mata.

Setelah memasuki waktu dhuhur kami sholat dan makan. Lalu kami pulang, dengan sedikit menyesal karena tak bisa melihat air terjun karena kering kerontang.

Maaf dalam artikel ini belum ada potonya, belum musim hp berkamera :D

Perjalanan Berkesan Bersama Terios dari Sawarna hingga Pulau Komodo

Selayang Pandang

Bulan Oktober lalu di tahun 2013 Tim Daihatsu beserta jurnalis dan blogger mengadakan tour 7 wonders di 7 destinasi wisata  "hidden Paradise" Surga tersembunyi. Disebut surga tersembunyi karena kebanyakan belum mengetahui. Walaupun beberapa destinasi wisata tersebut mulai dikenal dunia beberapa tahun lalu. Tour tersebut menggunakan Daihatsu Terios selama 14 hari. Daihatsu Terios menjelajahi tujuh destinasi yang tersembunyi yaitu dari Sawarna hingga pulau Komodo.

Sebelum acara keliling  Sawarna hingga Pulau Komodo, Daihatsu bekerja sama dengan vivalog dan blogdetik mengadakan lomba blog. Para pemenang lomba blog tersebut mendapat hadiah keliling jawa hingga pulau Komodo beserta tim Daihatsu dan jurnalistik.
Para pemenang yang beruntung tersebut ada 5 blogger laki-laki  serta ada dua blogger wanita yang mendapat wild card untuk mengikuti acara trip menggunakan Terios ini. Beliau berdua ini tidak mengikuti lomba tapi diminta oleh Daihatsu untuk mengikuti. Selanjutnya, setelah acara penentuan pemenang . Para pemenang diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti road to Sawarna hingga pulau Komodo.

Perjalanan di mulai Mall Bellanova Sentul Bogor kemudian menuju Pantai Sawarna di desa Sawarna. Jalan yang berliku nan berkelok dan tanjakan sewaktu melewati jalur alternatif menuju Saawarna berhasil dilewati dengan aman dan nyaman oleh Daihatsu Terios. Sampai di Pantai Sawarna sore hari. Mereka kemudian menikmati keindahan pantai Sawarna. Pantai Sawarna juga terkenal dengan pantai batu klayar ada dua batu besar seperti membentuk pulau di pantai tersebut. Setelah ke Sawarna destinasi di lanjutkan ke Jogjakarta untuk mengeksplorasi dusun Kinah rejo Merapi. Disana selain mengeksplorasi kinahrejo, Tim Daihatsu juga menyumbangkan alat kebersihan.

Setelah Sawarna dan Merapi, destinasi selanjutnya adalah Desa Ranupane atau Ranupani Tengger Bromo. Perjalanan dari Jogjakarta menuju Malang butuh sekitar 13 Jam. Kemudian istirahat dan dilanjutkan lagi menuju desa Ranupane. Disini juga menyumbangkan alat-alat kebersihan. Belum puas mengeksplorasi desa Ranupane Tengger Bromo. Di desa ini terdapat Danau Ranupani yang indah. Desa Ranu pani terletak di kaki gunung terbesar se Jawa yaitu gunung Semeru dan terletak di darah Taman Nasinal Bromo Tengger Semeru. Belum puas menikmati, Mereka harus segera bergegas menuju destinasi selanjutnya.

Destinasi selanjutnya yaitu Taman Nasional Baluran Situbondo (TNBS). Rombongan sampai sini sudah agak malam. Namun, tetap bisa menikmati �africa van java�. Di sini bisa melihat aneka hewan di Taman Nasional Baluran dengan mengendarai mobil. Di penginapan pun banyak hewan yang berkeliaran seperti orang utan.

Setelah Sawarna, Kinah rejo Merapi, Desa Ranupane Bromo, dan TNBS rombongan segera menuju destinasi ke 5 yaitu Desa Sadi Rembitan Lombok tentu saja dengan kendaraan Terios sahabat petualang. Perjalanan menuju desa Sade dari Situbondo cukup panjang, bahkan melewati pulau Bali. Perjalanan di mulai dari Situbondo-Banyuwangi, menyebrang ke Gilimanuk, sampai di Bali menginap terlebih dahulu, kemudian menyebrang lagi ke Pulau lombok, dan menginap di kota Mataram.  Kemudian menuju desa Sade yang merupakan berasal dari suku Sasak, suku asli pulau Lombok.

Destinasi ke-6 yaitu kota Dompu yang terletak di pulau Sumbawa. Di Kota ini terkenal dengan pantay Lakey dan susu kuda liar Sumbawa serta madu sumbawa. Untuk mencapai Dompu, rombongan dari lombok menyebrang ke pulau Sumbawa.Tujuan terakhir yaitu Pulau Komodo. Pulau Komodo menjadi salah satu seven wonders. Pulau Komodo ini masih terletak di Nusa Tenggara Timur. Untuk menuju Pulau Komodo dari Dompu, melewati pelabuhan labuhan Bajo yang cukup ramai.

Setelah mengeksplorasi pulau Komodo maka berakhirlah trips 14 hari ini. Untuk lebih jelasnya saya jelaskan dalam beberapa sub-bab di bawah ini.

7  Blogger Penjelajah Sawarna - Pulau Komodo Bersama Terios Sahabat Petualang 

 Blogger ini adalah pemenang lomba yang diadakan oleh Daihatsu, vivalog, dan blogdetik. Dari kelima pemenang tersebut semuanya adalah laki-laki. Sedangkan dua blogger wanita lainnya diminta sendiri oelh daihatsu untuk mengikuti trip selama 2 minggu. Berikut ini nama-nama para blogger beserta akun media sosialnya.

1. Bambang Priyadi
Salah satu pemenang yang submit artikel di log.viva.co.id. Twitternya @gelimembara masih jarang ngetwit sementara blognya bisa dilihat di simplyindonesia.wordpress.com. Rajin update blog tentang travelingnya. Blogger ini juga sering menang lomba.

2. Giri Satrio
Giri juga Merupakan salah satu pemenang kontes blog  Terios 7 wonder. Blognya dapat dilihat di di http://girisatrio.wordpress.com

3. Puput Aryanto
Blognya menarik berisi tentang traveling.  Akun twitternya @aryakamadhanu. Tulisan-tulisannya tentang traveling bisa dilihat di blog pribadinya http://backpackology.me/

4.Wira Nurmansyah
Blognya berisi tentang cerita perjalanan dan foto perjalanan.  Foto-fotonya suka di twitpic via akun twitternya @wiranurmansyah atau blog pribadinya www.wiranurmansyah.com

5. Haris Maulana
Blognya http://maulanaharris.blogdetik.com/ . Blognya juga berisi dengan konten traveling. Selain itu Haris ini juga sering menang lomba blog. Silahkan berkunjung ke blognya jika ingin lebih jelas.

6. Lucia Nancy
 Luci adalah seorang traveler blogger yang sudah sering mengunjungi beberapa tempat wisata baik di Indonesia maupun di luar negeri. Ikut menjadi salah satu petualangan karena mendapat �wild card� alias diajak langsung oleh Daihatsu tanpa melalui lomba. Kicauan dan foto-foto instagramnya bisa dilihat di akun twitternya @lucianancy dan blog pribadinya di http://about.me/lucianancy atau di lucianancy.com

7. Mumun Indohoy
 Wanita yang cepat akrab dengan siapa saja ini juga sama dengan Lucy yang mendapat �wild card� untuk mengikuti trip ini. Sangat rajin mempromosikan pariwisata Indonesia kepada para traveler dari luar negeri melalui blog-nya indohoy.com dengan partnernya Vira. Silahkan ikuti kicauannya via twitter @munindohoy atau yang resmi menggunakan bahasa Inggris @Indohoy

7 destinasi wisata �Hidden Paradise� yang dijelajahi Terios bersama rombongan

Sawarna : Mengintip Pantai Tanjung Klayar di Sawarna

Sawarna merupakan salah satu desa di Banten. Di tempat inilah hidden paradise pertama dijelajahi. Desa Sawarna disuguhi keindahan pantai yang banyak orang menyebutnya pantai sawarna. Pantai sawarna yang eksotis ini , menjadi target utama jelajah dengan 7 terios. Keindahan pantai yang masih bersih membuat rombongan memutuskan untuk menikmati terbenamnya matahari, sekaligus bermalam untuk beristirahat sebelum melenjutkan perjalanan di kemudian hari. Salah satu pantai di deretan desa Sawarna adalah Pantai Tanjung Klayar. Pantai dengan banyak bebatuan karang.

Pantai Tanjung Klayar di Sawarna (foto:wirra)
Lava Tour- Dusun Kinahrejo Merapi

Perjalanan dari kota Jogjakarta menuju Desa Kinahrejo ditempuh kurang dari 60 menit berkat kondisi lalu lintas yang masih terbilang lengang di pagi itu. Sesampainya di lokasi, rombongan disambut dengan alunan musik gamelan Jawa beserta tarian Kuda Lumping.

Acara diisi dengan sambutan yang disampaikan oleh sejumlah perwakilan dari ADM dan tim CSR-nya, dengan acara penanaman pohon. Seusai menanam pohon dan makan siang, tim memutuskan untuk mengunjungi kediaman almarhum Mbah Maridjan, sang juru kunci Gunung Merapi, sekaligus melakukan Lava Tour di Desa Cangkringan yangberada di kaki Gunung Merapi. Di sana terdapat bangkai sebuah mobil dan sejumlah sepedamotor yang hancur akibat terjangan �wedhus gembel� alias awan panas saat bencana terjadi.

Ranupani � Tengger Bromo : Mengeksplorasi desa Ranupani di kaki gunung

Desa Ranupani terletak di Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Setibanya di lokasi pada malam harinya, rombongan langsung santap malam dan menginap di dalam tenda di pinggir danau Ranu Pani, Tengger, yang ditemani dengan hangatnya api unggun. Esok paginya indahnya pemandangan Ranu Pani yang tidak tampak sebelumnya pada malam hari, menyambut rombongan bersama sorot cahaya matahari terbit dari bukit.

Di pagi hari itu juga para Sahabat Petualang beserta perwakilan dari ADM memberikan sumbangan berupa peralatan kebersihan yaitu sejumlah sapu lidi dan tempat sampah, agar lokasi wisata di kawasan TNBTS selalu terjaga kebersihannya.

Kegiatan di pagi itu dilanjutkan dengan mengeksplorasi kawasan Tengger dengan mengendarai Daihatsu Terios. Setelah itu, rombongan pun kemballi melanjutkan perjalanan menuju surga pariwisata tersembunyi di Indonesia berikutnya, yaitu ke Taman Nasional Baluran.

Tim Terios Menginap di Ranupani Tengger
Taman Nasional Baluran Situbondo : Melihat hewan berkeliaran �africa van java�

Taman Nasional Baluran adalah salah satu Taman Nasional di Indonesia yang terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. Namanya diambil dari nama gunung Baluran yang berada di daerah tersebut.Taman ini terdiri dari tipe vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun.

Sahabat Petualang memutuskan untuk melakukan Safari Night berjalan kaki di kawasan sabana Baluran di sekitar wisma tempat tim menginap malam itu. Kabarnya di kawasan sabana yang sangat luas ini sering terlihat beberapa ekor rusa dan kijang.

Wilayah Taman Nasional Baluran dijuluki �Africa From Java� dan dibuat sealami mungkin. Praktis tidak ada pencahayaan sama sekali dan tim hanya mengandalkan sorot lampu senter untuk memantau apa saja yang ada di sekitar tim. Tim cukup beruntung karena dapat melihat beberapa ekor rusa yang berkeliaran di alam bebas sedang menjalani aktivitasnya walau hanya dari jarak jauh.

Desa Sade Rambitan : Desa Penuh Budaya

Bertolak pada hari Rabu (9/10) pagi dari penginapan di kota Mataram, rombongan 7 unit Daihatsu Terios memulai tur di hari ke-9 menuju Sade. Sade adalah sebuah dusun di desa Rambitan, Pujut, Lombok Tengah, yang dihuni oleh penduduk asli Pulau Lombok, yaitu suku Sasak. Karena masih kuatnya adat suku Sasak yang dipertahankan oleh para penghuninya, Dinas Pariwisata setempat menjadikannya sebagai desa wisata.

Setibanya di Sade, rombongan Sahabat Petualang Terios disambut oleh alunan musik dan tarian tradisional Kedang Belek berupa 2 buah drum besar dimainkan oleh 2 musisi, yang diiringi oleh musik gamelan. Selanjutnya rombongan disuguhi oleh pertunjukan Peresehan, tradisi setempat berupa perkelahian antara dua pria menggunakan tongkat rotan panjang dan perisai yang terbuat dari kulit sapi. Awalnya kegiatan ini merupakan bagian dari peperangan namun saat ini hanya dilakukan untuk menghibur wisatawan.

Rombongan diajak untuk berkeliling desa Sade dengan panduan dari salah seorang penduduk asli. Sebagian besar suku Sasak bekerja sebagai petani, sedangkan sebagian besar penduduk wanitanya memiliki keahlian dalam membuat kain tenun.Ada satu hal yang unik dari desa Sade adalah cara penduduknya membersihkan lantai rumah mereka dengan menggunakan kotoran kerbau. Menurut mereka cara ini lantai rumah dapat lebih hangat dan dijauhi oleh nyamuk.

Selepas dari desa Sade, tim Terios 7 Wonders Hidden Paradise berlanjut mengkuti kegiatan CSR Daihatsu di SMA AL Masyhudien NW Kawo. Lalu mengunjungi Pantai Pink di Tanjung Ringgit. Pantai yang berlokasi di desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur ini.Kemudian rombongan para Sahabat Petualang Terios melanjutkan perjalanan ke Pantai Selong Belanak. Kembali rombongan disajikan dengan kondisi jalan yang �tricky�, dengan harus melalui jalan berbukit dan berkelok untuk mengejar momen terbenamnya mentari.
Mengepel dengan kotoran kerbau

Dompu : Mencoba Susu Kuda Liar

Kurang lebih 200 km perjalanan di tempuh dan akhirnya tiba juga di Kota Dompu.  Penginapan yang mereka tepat di dekat dengan pantai Lakey yang terkenal untuk kegiatan surfing.

Kemudian menuju desa yang penduduknya beternak kuda liar. Jadi penduduk memelihara kuda-kuda tersebut dan setiap pagi melepasnya untuk mencari makan sendiri seperti halnya hewan peliharaan lainnya seperti kambing atau ayam. Dan setiap sore hari mereka kembali pulang ke rumah sang empunya masing-masing. Rombongan mendatangi sebuah rumah yang kebetulan kuda liar-nya sudah pulang ke rumah. Saat itu juga dipraktekkan cara memerah susunya. Hampir sama seperti memerah sapi, hanya tinggal memencet bagian tertentu dan keluarlah susu kuda liar yang dimaksud. Tidak berapa lama sudah terkumpul satu gayung susu hasil perahan. Setelah di saring, susu tersebut ditawarkan kepada yang mau mencicipi.

Kuda Sumbawa

Pulau Komodo : Menengok �Sang Naga� Komodo

Di sini, para jurnalis berpisah dengan para blogger yang memiliki agenda acara berbeda. Para jurnalis pun menjelajah Pulau Komodo pada siang harinya dengan dipandu oleh dua orang ranger. Karena terbatasnya waktu, rombongan memilih untuk menjalani Short Trek (tour jarak pendek).

Sepanjang tur rombongan diajak berkeliling melalui jalur pantai dan bukit yang tandus. Rombongan berhasil menjumpai 5 ekor komodo selama tur. Sayangnya, semua komodo yang dijumpai tidak menunjukkan aktivitas apapun dan hanya berbaring di bawah pohon.

Tidak hanya komodo yang rombongan temui selama tour, beberapa ekor rusa juga dengan bebasnya berkeliaran di sekitar rombongan dan komodo. Menurut yang para ranger kepada para Sahabat Petualang Terios, rusa adalah salah satu mangsa utama dari komodo yang populasinya saat ini sekitar 2000 ekor.

Usai tur rombongan pun kembali menyeberang ke Labuan Bajo untuk mengakhiri hari dan beristirahat, sebelum kembali ke Jakarta esok harinya dan mengakhiri rangkaian Terios 7 Wonders Hidden Paradise.

7 Kedahsyatan Daihatsu Terios 7 wonders dalam perjalanan

Dari perjalananselama 14 hari bersama 7 driver, 7 blogger, 7 Terios dan kru-krunya dapat melihat kedahsyatan Daihatsu terios dalam rute-rute yang dilaluinya. Mulai dari Sawarna hingga Pulau Komodo.

1. Bogor - Sawarna : Terios tangguh sejak awal 

Baru diawal perjalanan para penumpang Terios sudah di uji dengan jalanan berkelok-kelok di daerah Ciawi dan perbukitan Sukabum. Tanjakan dan turunan yang cukup terjal dengan mudah dan nyaman dapat dilalui oleh Terios yang dibekali mesin 1500cc VVTi. Jalanan semakin jauh dari kota setelah  melewati Sukabumi untuk menuju daerah Palabuhan Ratu. Untuk menghilangkan kepenatan dalam perjalanan para penumpang tidak perlu turun dari mobil karena pada Terios ini dilengkapi dengan fitur koneksi  fitur koneksi USB, Aux dan MicroSD yang bisa digunakan untuk mendengarkan musik langsung baik dari MP3 player maupun smartphone.

Perjalanan di mulai dari Bellanova sentul Bogor- Cipaku Bogor -  Cihideung karakteristik jalan curam dan berliku, namun Terios  dapat melibas medan dengan mudah. Dari Cihideung -  jalan alternatif -  Parungkuda � Cikidang � melewati sungai citarik dan  melewati kawasan perkebunan dan hutan sudah tiba di Palabuhan ratu � istirahat -  perjalanan dilanjutkan kembali. Jalur yang dilalui kali ini lebih ekstrim dibanding yang tadi,ada tanjakan terjal 45 derajat, bahkan tikungan tajam.  Diperlukan kegesitan pengemudi untuk menghadapi itu serta performa kendaraan yang baik.  Setelah menempuh perjalanan sepanjang 180 km dari Sentul, Bogor tibalah di Desa Sawarna.

Jalur perjalanan yang di lalui yaitu Sentul � Pamoyanan � Cijeruk � Lido � Cicurug - Sukabumi lewat jalur alternatifnya � Pelabuhan Ratu � Citepus � Cisolok � Bayah � Pantai Sawarna.
Terios di Sawarna

2. Kedahsayatan Terios dari Sawarna menuju Merapi : Tetap handal lewati jalur selatan yang padat  600 km

Perjalanan terbagi menjadi dua dari Sawarna ke Jogjakarta dan Jogjakarta- desa kinah rejo merapi
Dari Sawarna menuju Jogjakarta. Perjalanan hari kedua menempuh rute terjauh sepanjang 600 kilometer menuju JogJakarta dan Jawa Tengah. Dalam perjalanan dari Sawarna menuju destinasi hidden paradise kedua yaitu dusun kinah rejo merapi. Terios tetap tangguh dalam perjalanan selama melewati jalur selatan

Pada hari kedua hampir sama dengan hari pertama Terios beserta penumpang didalamnya melewati jalur tanjakan dan turunan curam di Bayah dan Sukabumi. Jalur tanjakan tersebut dapat  dilalui dengan mudah dan nyaman bersama Daihatsu Terios.

Setelah dari Sukabumi jalan tol Padaleunyi menuju Tasikmalaya. Pada lalu lintas yang lancar, dapat memacu kendaraan dengan kecepatan cukup tinggi. Performa mesin 1500 cc VVTi dari New Terios terbukti mampu dihandalkan dalam kecepatan rata-rata 60-80 kpj.

Kemudian sehabis keluar tol, rombongan menghadapi jalan tanjakan dan turunan berkelok yang cukup terjal di jalur Nagreg. Kembali New Terios dengan transmisi manual 5-percepatan menunjukkan kehandalan dan kelincahannya di jalan yang menuntut kemampuan berkendara ini.
Akhirnya, masuk daerah Banjar. Pada saat itu hari sudah gelap. Daerah banjar merupakan daerah di Jawa Tengah dengan karakteristik jalur yang terbilang datar dan sempit. Namun, lagi-lagi Terios tetap mempertahankan ketangguhannya. Rupanya,  Jalur Banjar � Wangon � Kebumen � Purworejo � Jogjakarta cukup padat lalu lintasnya oleh kendaraan. Jalanan ini dipenuhi oleh kendaraan berat seperti bus dan truk tronton. Ini menjadi arena lain untuk menguji tenaga mesin Terios dalam menyalip kendaraan berat tersebut di jalan yang hanya 2 jalur.

Berikut rute dari Sawarna-jogja
Sawarna -  Bayah - Sukabumi- Tol Padaleunyi �Tasikmalaya - Nagreg � Banjar - Wangon � Kebumen � Purworejo � Jogjakarta

Wow benar-benar sahabat petualang yang tangguh dalam 600 km dapat melibas di jalanan penuh tantangan. Dari Sawarna hingga Jogjakarta. Dari Tanjakan, turunan, kelokan dapat dilewati dengan nyaman oleh rombongan.
Peta dari Bandung ke Jogja

Jogja - kinahrejo Merapi

Perjalanan dari jogjakarta menuju Merapi di iringi dengan jeep. Karakteristik jalan menuju merapi banyak pasir dan berdebu. Karena banyak lahar gunung berapi yang mengalir seperti pasir dan batu-batuan. Selain itu jalannnya juga berupa tanjakkan yang berkelok-kelok. Namun, sahabat petualang masih bisa diandalkan untuk menjelajahi dusun kinahrejo.

Perjalanan Lava Tour Cangkringan diwarnai tanjakan terjal dengan permukaan berpasir. Tim sangat beruntung karena mengendarai SUV tangguh dan handal.Dalam beberapa kesempatan Terios yang tim kendarai sempat kesulitan untuk melewati tanjakan terjal akibat tebalnya pasir di permukaan jalan, namun pada akhirnya satu-per-satu mobil dari rombongan sukses melewati rintangan ini. Selama �offroad� debu-debu beterbangan hingga mengganggu pemandangan.

3. Merapi Jogjakarta �  Tengger Bromo : Terios Tetap tidak membosankan  seharian perjalanan 

Pada perjalanan dari jogja menuju Tengger bromo dibagi menjadi dua perjalanan. Saat jogja ke Malang kemudian istirahat menginap lalu dilanjutkan ke Tengger Bromo ke desa Ranu Pani

Jogjakarta - Malang

Memasuki hari ke-4, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Malang melalui kota Wonogiri, Pacitan, Trenggalek, Tulung Agung dan Blitar. Perjalanan kurang lebih 13 jam dimulai sekitar jam 09.00 sampai kota Malang sekitar jam 22.00.  Dengan istirahat dua kali.

Rute perjalanan sepanjang 342 km medannya terbilang biasa saja. Selama di perjalanan, rombongan bersama para Sahabat Petualang lainnya yang tersebar di 7 mobil Daihatsu Terios ini saling berkomunikasi melalui perangkat radio handy-talky yang disediakan di setiap mobil oleh panitia untuk memastikan agar perjalanan kondusif dan sesuai dengan rencana. Malamnya, rombongan akhirnya tiba di kota Malang dan menuju ke penginapan setelah makan malam sebelumnya.
Total perjalanan rombongan hingga hari ke-5 lebih dari 1000 km. Di sana rombongan mendapat tambahan anggota rombongan, yaitu beberapa rekan media dari Malang.

Malang - Danau Ranu Pani Tengger Kawasan Bromo Semeru

Hari ke lima perjalanan akan dilanjutkan menuju Desa Ranu Pani Tengger. Memulai perjalanan menuju Ranupani, rombongan langsung disambut oleh padatnya lalu lintas di Malang, selebihnya hingga Lumajang lancar. Dari Lumajang menuju Bromo, rombongan kembali harus menghadapi medan ekstrim berupa tanjakan terjal berkelok dengan permukaan jalan rusak dan berbatu, dan lebarnya hanya cukup untuk dilewati oleh satu mobil. Dan akhirnya sampai  di danau Ranu Pani di desa Ranu Pani

Adapun jalur yang dilewati rombongan adalah Yogyakarta � Klaten � Surakarta � Wonogiri- Ponorogo � Tulungagung � Blitar � Malang � Tumpang � Gubug Klakah � Lumajang � Desa Ranu Pani
Terios di Tengger

4. Tengger Bromo � Baluran Situbondo (�Africa Van Java�) : Nyaman di jalur pendek

Perjalanan menuju destinasi berikutnya yaitu Taman Nasional Baluran yang berada di wilayah Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. Melewati Kota Jember-  Bondowoso - kota Situbondo kemudian memasuki kawasan Taman Nasional Baluran. Setelah memasuki Gerbang TN Baluran untuk mencapai tujuan perlu melintasi jalan sepanjang 12 km yang bisa ditempuh dalam waktu 30 menit, karena kondisi jalan kurang bagus.

Kondisi jalan akses keluar-masuk Taman Nasional Baluran yang dipenuhi bebatuan kerikil akibat rusaknya lapisan aspal menjadi medan pembuktian ketangguhan dari Daihatsu Terios. Dengan nyaman dan mulus rombongan melalui jalan berlubang-lubang dengan kecepatan hingga lebih dari 40 km/jam sambil melibas tikungan-tikungan landai

5. Baluran Situbondo � Desa Sade Rembitan : Terios Sukses jelajahi 3 Pulau Jawa, Bali, Lombok

Perjalanan menuju destinasi 7 wonders berikutnya terbagi menjadi beberapa perjalanan karena terpisah dengan pulau-pulau dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Oelh karena itu perjalanan dimulai dari Situbondo-Banyuwangi Pulau Jawa, Gilimanuk � Kuta Bali, Kuta Bali � Mataram Lombok, Mataram � Desa Rembitan.

Baluran Situbondo � Banyuwangi

Perjalanan hanya membutuhkan sekitar 1 jam. Namun, karakteristik jalan ada yang berkelok-kelok tetapi lebih mulus jalannya.
 
Gilimanuk Bali  � kuta Bali � Mataram Lombok - Desa Sade Rembitan Lombok Tengah

Selasa pagi 8 Oktober 2013, menuju Pelabuhan Padang Bay untuk menyebrang ke Pelabuhan Lembar, Pulau Lombok.  Kuta � Padang Bay hanya butuh 1 jam, selain jalanan mulus juga tidak begitu macet. Sedangkan untuk menyebrang dibutuhkan waktu sekitar 3 (tiga) jam. Kemudian tiba di  Kota Mataram. Tujuh kendaraan  melakukan check up di Dealer Daihatsu Mataram. Kendaraan juga perlu di check up karena menempuh jarak ribuan kilometer.  Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke desa Rembitan

6. Desa Rambitan � Dompu Pulau Sumbawa : Terios dapat melenggang di jalanan sempit dan berliku

Hari ke-10 tanggal 10 Oktober 2013 perjalanan kembali dilanjutkan. Setelah check out dari Hotel Santika Mataram, tim Terios 7 Wonders tepat pukul 08.00 WITA mulai bergerak menuju dealer Daihatsu Mataram. tim sahabat petualang bergerak menuju Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur. Ke-7 Daihatsu Terios kembali harus naik ferry menuju Pelabuhan Pototano, Sumbawa.
Dalam waktu 1, 5 jam tim sudah tiba di Pulau Sumbawa. Perjalanan di lanjutkan lagi setelah menikmati sunset. Kurang lebih 200 km perjalanan mereka tempuh dan akhirnya tiba juga di Kota Dompu. Mereka menginap di dekat pantai Lakey yang pantainya terkenal sampai mancanegara untuk surfing.

Lokasi pertama yang tuju adalah Desa Palama Kecamatan Donggo Kabupaten Bima. Saat memasuki desa jalur jalan cukup sempit dan berliku. Namun ketangguhan Daihatsu Terios bisa mengatasinya dengan mudah. Dan akhirnya tim sahabat petualang tiba juga di sebuah desa yang penduduknya beternak kuda liar.
Terios di Sumbawa

7. Dompu- Pulau Komodo : Terios menjadi mobil pertama yang berada di Pulau Komodo

Dengan ini berakhir sudah rangkaian perjalanan yang diikuti oleh 7 jurnalis dan 7 travel blogger dengan 7 unit Daihatsu Terios. Rombongan menempuh jarak lebih dari 2500 kilometer.
Perjalanan para Sahabat Petualang menuju Pulau Komodo dimulai dengan bertolak dari Labuan Bajo sebelum matahari tebit, tepatnya pada pukul 05.00 WITA. Dan setelah menempuh perjalanan laut selama 5 jam, tibalah rombongan di pulau Komodo. Di sini Terios menjadi satu-satunya mobil kendaraan yang pernah ke Komodo. Namun dengan alasan konservasi mobil tidak dihidupkan.

Usai tur rombongan pun kembali menyeberang ke Labuan Bajo untuk mengakhiri hari dan beristirahat, sebelum kembali ke Jakarta esok harinya dan mengakhiri rangkaian Terios 7 Wonders Hidden Paradise.
Terios di kapal menuju Pulau Komodo
7 Keunikan Daihatsu Terios 

Menurut Harris , salah satu blogger yang ikut dalam trip ini, ada beberapa keunikan daihatsu Terios ini.

1. Dual SRS Airbag : Daihatsu Terios XT 2013 sudah dilengkapi dual airbag untuk bagian pengemudi dan penumpang disampingnya. Fasilitas ini sudah sesuai dengan standar keselamatan ASEAN NICAP.

2. Anti Lock Braking System (TX AT) : untuk mencegah roda terkunci saat terjadi pengereman mendadak, maka kendaraan yang sudah menggunakan sistem ABS ini tidak akan sleep atau ngesot saat terjadi pengereman.

3. 3rd Row Seat Belt : seat belt bukan hanya untuk barisan depan dan tengah saja, tentu di bagian belakang atau bagian tiga juga harus disediakan fitur ini untuk keamanan seluruh penumpang.

4. Audio & Video Double Din with Aux & USB Connector : dengan adanya audio ini sepanjang perjalanan menjadi tidak membosankan, bisa juga menggunakan USB dengan lagu yang lebih personal. Selain itu bisa juga menggunakan dari perangkat gadget yang kompatible.

Dashbor Terios
5. 3rd Row Headrest : adanya headrest atau sandaran kepala hingga baris ketiga, biasanya hanya sampai di baris kedua. Daihatsu Terios seri TX ini benar-benar memberikan kenyamanan kepada seluruh penumpang tanpa kecuali.

6. New Style of Interior : untuk Terios TX terbaru hadir dengan dashboard dan jok warna hitam yang elegan dipadukan dengan warna silver. Warna yang cocok untuk para sahabat petualang

7. New Style of Exterior : ada beberapa tambahan eksterior yang cukup mencolok sehingga menambah kegagahan Terios Adventure ini seperti front bumper guard skid plate, side body molding, spare wheel cover, rear spoiler, dan masih banyak lagi

Kegiatan Sosial CSR Daihatsu selama Perjalanan

Dalam perjalanan selama 14 hari dari jakarta menuju destinasi wisata hingga pulau Komodo tidak hanya sekedar jalan-jalan. Namun, tim Daihatsu Terios melakukan beberapa kegiatan sosial baik yang direncanakan maupun tidak direncanakan

Aksi CSR Daihatsu dan Tim 7 Wonder di Kinahrejo Merapi Yogyakarta
Corporate Social Responsibility (CSR) Daihatsu Pusat dan timnya yang telah mempersiapkan acara penanaman 10 ribu pohon dan pemberian beasiswa kepada pelajar madrasah setingkat sekolah dasar di daerah sekitar tersebut. Dalam acara tersebut sebenarnya di undang beberapa tokoh masyarakat setempat seperti Bapak Gubernur Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan jajaran pimpinan di bawahnya khususnya di bidang CSR dan tokoh masyarakat lainnya. Namun sebagian besar diwakilkan oleh para staf.
Penanaman Pohon
Aksi CSR Daihatsu dan rombongan Terios 7 wonders di desa Ranupani
Tim Astra Daihatsu Motor bersama tim Daihatsu 7 wonders , mengadakan program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap masyarakat tengger berupa sekitar 14 set alat kebersihan yang terbuat dari ban bekas, sapu lidi dan juga beberapa kaos 7 wonders. Peralatan kebersihan memang sangat diperlukan dan dibutuhkan masyarakat sekitar karena debu yang cukup tebal dapat mengotori daerah wisata dan menganggu pernapasan.
Aksi CSR Daihatsu dan rombongan Terios 7 wonders di desa Sade Rembitan Lombok
Sebelum  tim bergerak kembali menuju daerah Sade Rambitan, Tim Daihatsu Terios melakukan Corporate Social Responsibility (CSR) yang ketiga  setelah sebelumnya dilakukan di Kinahrejo, Merapi dan di kawasan Tengger Semeru.  kali ini berupa sumbangan peralatan sekolah kepada SMA Al Masyhudien NW Kawo di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah
Tong Sampah yang akan di sumbangkan
Demikian review perjalanan terios seven wonders selama 14 hari dari tanggal 1-14 Oktober 2013. Perjalanan tersebut sangat berkesan bagi rombongan maupun siapa saja yang terlibat didalamnya. Semoga tahun depan diadakan lagi dengan konsep yang berbeda yang lebih seru lagi. Setelah Sumatra , Jawa-Pulau Komodo tahun 2012-2013, akankah tahun depan di pulau lainnya. Kita saksikan tanggal mainnya.




Sumber:
daihatsu.co.id
backpology.me
http://girisatrio.wordpress.com
maulanaharris.blogdetik.com
www.wiranurmansyah.com

Goa Gong Pacitan Menemukan Keindahan Stalaktit dan Stalakmit


Gua Gong terletak di Pacitan. Cukup jauh dari pusat kota pacitan sekitar 30 km dari pusat kota. Jika dari arah solo dapat mengambil jalur solo wonogiri pacitan, atau solo jogja wonogiri pacitan, atau bisa dari solo lewat Karanganyar kemudian lewat jumantono jumapolo wonogiri kemudian pacitan.

Goa Gong Pacitan (foto:suciana)
Banyak jalur yang dapat di tempuh dari Solo. Untuk transportasi bisa ditempuh dengan dengan sepeda motor, dengan mobil, dengan bus mini atau dengan kendaraan lain. Kalau memakai bus besar juga bisa namun jalan yang agak sempit membuat bus kurang leluasa.

Waktu itu saya pergi bersama keluarga sehabis lebaran melewati jalur Karanganyar- Jumantono-Jumapolo-Wonogiri-Pacitan. Perjalanannya cukup seru. Dari karanganyar, kami melewati Jumantono Jumapolo, jalannya berkelok-kelok. sesampai di Wonogiri pun jalannya tambah berkelok-kelok serta banyak tikungan mesra. Tikungan mesra itu maksudnya tikungan tajam. Sampailah di wilayah pacitan di daerah Punung, kemudian ada tulisan arah gua gong. Ikuti jalan tersebut. Perjalanan kira-kira membutuhkan sekitar 3 jam dari Karanganyar. Dan waktu yang di tunggu-tunggu akhirnya sampai juga di Gua Gong

Konon dinamakan gua Gong karena kalau diketuk stalaktik dan stalakmitnya berbunyi seperti  bunyi Gong. Hmm, semakin penasaran dengan gua ini. Kami sampai di area gua dan kami parkir mobil. Kami parkir di bagian bawah. Sebenarnya bisa langsung parkir di atas sambil beli tiket. Namun kami waktu itu tidak tahu. Jadi kami parkir di bawah.

Untuk menuju gua Gong dari parkiran kami jalan sebentar. kemudian membeli tiket seharga 5000 rupiah. Lalu kami menaiki tangga menuju pintu masuk Gua gong.
Tangga menuju goa gong (foto:suciana)

Dalam perjalanan menuju pintu masuk kami ditawarkan buku sejarah gua gong serta tawaran untuk menyewa senter. Tarif sewa senter 5000. Tapi tak menyewapun tak apa karena penerangan di dalam gua sudah cukup.

Memasuki pintu gua sudah terlihat stalaktit dan stalakmitnya. Aku sangat penasaran. Namun pengunjung yang berjubel membuatku enggan berlama-lama di dalam gua.
Pengunjung yang berjubel

Aku mengamati keindahan gua tersebut satu demi satu dan menyusurinya sampai bawah sungguh sangat indah ciptaan Allah ini. Di bawah ada beberapa sendang. Tetapi aku tak sempat mencicipi air sendang tersebut. Karena banyak pengunjung yang datang, saya serasa kehabisan oksigen. Langkahku ku percepat mengelilingi gua. Saya sudah tak kuat rasa-rasanya pengap di dalam seperti kurang oksigen. Dan akhirnya Saya bisa keluar menghirup udara.

Lain halnya kalau pengunjungnya tidak berjubel mungkin saya akan betah di sana. Fasilitasnya cukuip memadai ada lampu, kipas angin, tangga yang membuat pengunjung lebih mudah ke bawah.

Lain kali saya ingin kembali lagi, sebelum saya kembali saya menyempatkan emmbeli oleh-oleh yang ada di sekitar gua gong

Pantai Teleng Ria Pantai di Pacitan, Tiket Gratis

Pantai Teleng Ria
Pantai Teleng Ria yang terletak di Pacitan berada di dekat dengan ibu kota pacitan. Pantai Teleng ria merupakan dertan pantai selatan yang indah yang di miliki pacitan. Pacitan masih punya pantai srau, pantai klayardan lain lain.

Tiket masuk Gratis, gratis :D. Saya tidak tahu kenapa bisa gratis. Sebelumnya saya di beri tahu kalau masuk pantai teleng ria ini membayar. setelah saya cari infonya membayar  tiket 5000 per orang lebih mahal dari pantai lainnya karena pantai ini terletak di pusat kota. Tapi setelah lebaran kemarin kami sekeluarga liburan ke sana pas masuknya emang gratis tidak di tarik tiket

Saya sempat bingun dimana ni loketnya kok gak ada. Ah gak taulah yang enting sudah nyampai . Kami bermain di dekat pantai. Saat ombaknya terlalu besar ada orang yang memperingatkan. Sambil meniup peluit, dan menunjuk nunjuk orang yang masih ngeyel di ingatkan petugas. Jadi kita emang harus hati-hati dengan ombaknya.

Kondisi pantai teleng ria menurut saya pantai tidak terlalu bersih, atau mungkin karena kurang pengelola atau kurang nya kesadaran dari para wisatawan akan kerbesihan pantai. Sehingga banyak sampah makanan berserakan.

Adik saya dan  sepupu saya asyik bermain. Sedangkan saya asyik berpoto-poyo. Sedangkan bapak saya malah di mobil. Bulik saya cuma meilhat-lihat saja.

Pantainya cukup indah, pantainya bagai diapit pegunungan . Di sebelah kanan maupun kirinya memang ada pegunungan.

Disana ada juga yang menjual ikan siap makan. Sudah di goreng disana. Ada mushola juga, bisa buat sholat.
selain itu ada deretan penjual makanan dan oleh-oleh

Silahkan berkunjung dipantai ini. MUMPUNG GRATIS :D, biaya parkir mobil 2000 rupiah sedangkan motor seribu rupiah

Terios Sahabat Petualang Jelajahi Dompu NTB


Pantay Lakey Salah satu wisata di Dompu (sumber:visit.dompu.info)
Waktu membaca lomba ini saya memang belum pernah sekalipun ketempat 7 wonders tersebut. Petualangan saya masih berkisar lokal di daerah solo dan sekitarnya. Nah walaupun begitu saya akan menulis mengapa kok dompu jadi destinasi wisata yang perlu di kunjungi oleh para petualang seperti saya tentunya :D.

Mau ketempat wisata manapun tetaplah transportasi menjadi penunjang kegiatan wisata. Nah mau tau gak sieh ke Dompu yang terkenal dengan wisatanya itu kita harus berkendara dengan apa ? . Ini dia sahabat petualang kita, daihatsu terios. Hla kenapa sieh kok harus terios yang jadi sahabat petualang kita. Hmm belum tahu ya?  Eits, mobil ini bisa muat 7 orang lho, yah kalau kita berpetualang bisa ngajak sahabat atau keluarga kita. Apalagi mau ke Dompu kota di nusa tenggara barat ini.  Perjalanannya cukup jauh, walaupun begitu stir dari terios ringan dan hemat bahan bakar karena di atur secara elektrik. Jadi bisa hemat BBM :D

Tempat duduk dan stir
 Kalau sedang panas-panasnya tenang saja, terios ini dilengkapi Ac dengan doble blower. Serasa dingin-dingin sejuk. Selain itu di lengkapi dengan new meter combination untuk membaca kecepatan mobil, isi bahan bakar, dll. Desainnya sporty dan mewah tetapi tetap bisa dibaca dengan jelas.
AC dan New Meter Combination
Lampu dari terios ini didesain dengan sedemikian rupa agar meningkatkan visibilitas dari belakang. Desainnya lebih modern dan dinamis. Sedangkan desain new center cluster juga dibuat sporty dan mewah.
Lampu dan New Center Cluster

Nah itu tuh dashboardnya  daihatsu terios memang sahabat petualang kita yang akan mengantar kita jelajah dompu .
Dashboard Terios
Penampakan eksterior mobil daihastu terios yang menawan, membuat semakin percaya diri dan nampak elegan.
Eksterior Terios

Warna mobil terios ini ada beberapa baki penyuka warna merah bisa memimilih warna merah. Ada warna silver juga.
Pilihan Warna Terios

DOMPU NTB SALAH SATU 7 KEAJAIBAN NUSANTARA

Yuk kita pelajari dompu yang jadi destinasi wisata kita salah satu 7 keajaiban nusantara. Sudah pernah dengar Dompu? Mungkin awam sieh karena kita di suguhi wisata yang biasa ada di daerah sekitar kita.

Dompu merupakan salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Barat. Berada di bagian tengah pulau sumbawa. Wilayah ini beribu kota di dompu. Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Sumbawa dan teluk Saleh, sebelah timur dan utara kabupaten Bima dan  selatan berbatasan dengan samudera hindia. Wilayah terbagi menjadi beberapa kecamatan Kabupaten Dompu dengan ibukota di Dompu

Apa yang terkenal di dompu?

Dompu terkenal dengan susu kuda liarnya serta madu, penghasil daging kerbau rawa . Selain itu di wilayah ini terdapat destinasi wisata yang sudah terkenal sampai dunia diantaranya adalah  lakey, pulau satonda, gunung Tambora, ncanga tolu, nanga doro, situs nangasia, nanga tumpu dll.

PANTAI LAKEY

Pantai Lakey (sumber: indonesia.travel)
Pantai Lakey Kecamatan Hu�u adalah salah satu lokasi berselancar terbaik dunia. Karena kehebatan dan konsistensi ombaknya, setiap tahunnya pantai Lakey secara reguler dijadikan sebagai tuan rumah dari kompetisi selancar tingkat dunia. Pantai Lakey � Hu�u terletak kira-kira 5 jam dari kota Sumbawa Besar dan dari kota Dompu kira-kira memakan waktu 1 jam 45 menit ke arah selatan. Pantai Lakey-Hu�u mempunyai kehebatan 4 jenis ombak yaitu : Lakey Peak, Cobble Stones, Lakey Pipe dan Periscop.

Lakey merupakan surga bagi para peselancar, baik selancar angin maupun selancar konvesional. Di sini bisa belajar berselancar di, atau hanya sekedar menikmati suasana pantai yang indah, memancing, berenang, mengambil gambar indahnya pantai dll. Musim terbaik untuk berkunjung adalah bulan april sampai oktober. Sedangkan november sampai maret angin sedang kencang-kencangnya.

Lokasi dan Transportasi ke Pantai Lakey

Secara administratif pantai Lakey terletak di Desa Hu�u kecamatan Hu�u Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat yang berjarak kurang lebih 30 Km dari kota Dompu. Atau kira-kira 5 jam dari kota sumbawa besar dan dari kota dompu kira-kira membutuhkan waktu 1 jam 45 menit ke arah selatan. Untuk menuju tempat ini kita bisa memakai daihatsu terios mungkin bisa lebih cepat sampai tujuan. Kalau tidak punya bisa cari alternatif lain seperti naik transportasi umum, sewa kendaraan roda dua, atau mobil.

Untuk menuju tempat ini, dari bandara Sultan Muhammad Salahuddin di Bima dapat menyewa mobil dengan tarif sekitar 600 ribu Rupiah, atau dapat menggunakan bus biasa menuju Dompu dengan tarif sekitar 50 ribu Rupiah sampai ke Terminal Ginte, Kabupaten Dompu, setelah itu menawar Bemo Kota  mengantar ke Lakey dengan kisaran harga antara 200-300 ribu Rupiah. Mungkin tarif ini sudah naik karena ada kenaikan harga BBM

PULAU SATONDA

Pulau Satonda (sumber: visit.dompu.info)

Pulau Satonda terletak di daerah utara pulau Sumbawa dikenal juga dengan nama Gunung Satonda, memiliki ketinggian sekitar 300 m diatas permukaan laut dengan luas wilayah seluas 4,8 Km. Gunung ini memiliki kawah danau air asin seluas 84 Ha dengan kedalaman 86 Meter yang masih menjadi misteri sampai sekarang. Selain itu terdapat juga kepercayaan bahwa siapa-siapa yang mengikat batu pada ranting pohon di sekitar danau keinginannya akan terpenuhi, tidak heran jika ditemukan banyak batuan yang diikat bergelantungan pada ranting-ranting pohon di sekitar pulau ini.

Pulau Satonda dikelilingi oleh batu karang dan memiliki ragam ikan hias yang sama jenisnya dengan yang ada di Indonesia. Inilah keunikan dan keajaiban Pulau Satonda, Pulau Satonda merupakan tempat yang tersembunyi dengan lautnya yang biru dan gunung berapi yang menjulang tinggi.

Di sini dapat menikmati hamparan pantai pasir putih di sisi pulau, melakukan snorkling menikmati keindahan alam bawah laut dengan gugusan terumbu karang yang indah dan keaneka ragaman biota lautnya, selain itu juga daerah sekitar pulau merupakan tempat memancing yang menyenangkan, bahkan anda bisa bermain kano di daerah danau (kano bisa dibawa sendiri). Anda juga dapat berkemah di daerah pulau yang memang cocok untuk daerah perkemahan sembari meng-eksplore seluruh wilayah pulau.

Lokasi Dan Transportasi Ke Pulau Satonda

Pulau Satonda terltak 3 Km dari selat Sanggar tidak jauh dari desa Nangamiro dan Lab. Kananga Kec. Sanggar.

Untuk dapat mencapai Pulau Satonda anda dapat melalui jalan darat dengan lama perjalanan dari Sumbawa Besar kira-kira 8 jam dan dari Dompu kira-kira 5 jam dan juga dapat melalui laut. Pulau Satonda terletak pada daerah k. Pekat

Pulau Satonda dapat ditempuh dari Kota Dompu dengan pertama-tama menumpang bis umum dari terminal Ginte menuju Calabai dengan ongkos Rp. 25.000m- lalu dapat dilanjutkan dengan menyewa ojek dengan sewa Rp. 10.000-15.000 menuju desa Nangamiro, setelah itu anda dapat menyeberang menuju pulau dengan menyewa perahu nelayan seharga Rp. 100.000-150.000, PP- . informasi ini diperoleh sebelum kenaikan BBM

Karena tidak ada penyewaan alat snorkle, memancing, selam, kano, pelampung dan alat lainnya disarankan membawa peralatan sendiri, selain itu di sekitar pulau tidak terdapat sumber air tawar untuk minum atau membersihkan diri, jadi siapkan air sebanyak mungkin, atau dapat meminta bantuan nelayan sekitar untuk mengantarkan air tawar bersih.

GUNUNG TAMBORA
Kawah Gunung Tambora

Masih terngiang di kepalaku tentang gunung tambora yaitu saat Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo yang meninggal saat mendaki gunung tambora. Ternyata  gunung Tambora itu sangat indah, dan para pendaki gunung ini juga banyak. Gunung ini cukup terkenal di dunia. Dulu tahun 1815 terjadi ledakan yang abunya dan suara ledakan sampai ke Sumatra, Kalimantan, jawa dll.

Rencananya tahun 2015 akan ada acara Tambora Menyapa Dunia, berikut petikan dari menteri Pariwisata "Tambora Menyapa Dunia, ini ide yang bagus. Kami mendukung acara ini dalam rangka mengembangkan destinasi baru," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu dalam acara Grand Launching Tambora Menyapa Dunia 2015 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenparekaf, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (16/6/2013) malam.(detik.com)

Sekilas Tentang Gunung Tambora
Gunung Tambora secara administratif terletak di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Dompu dan kabupaten bima dengan ketinggian 2851 Mdpl merupakan tujuan banyak pendaki lokal maupun manca negara.
Keunikan Gunung Tambora terletak pada keunikan alam dan keadaan hutannya, Kawah tambora merupakan kawah terluas di Indonesia dengan lebar keseluruhan mencapai 7 Km dan keliling mencapai 16 Mil, kawah Tambora memiliki kedalaman sampai dengan 800 Meter.

SuperVolcano Tambora-Ekspedisi Cincin Api




Menurut beberapa sumber sejarah dan penelitian kawah tersebut terbentuk dari letusan Gunung Tambora yang merupakan letusan gunung berapi terbesar dalam sejarah, dimana tinggi gunung sebelum letusan mencapai 4000 Mdpl, yang berarti Tambora kehilangan hampir setengah massa-nya setelah letusan.
selain keindahan gunungnya, hamparan taman Edelweis yang tumbuh sepanjang bibir kawah dan susunan batuan yang datar dan rata merupakan daya tarik lain bagi Tambora, tidak heran kalau tambora disebut sebagai salah satu gunung terindah di Indonesia, lengkap dengan fenomenanya yang luar biasa.

ilustrasi letusan gunung tambora



Petualang bisa melakukan pendakian menuju puncak tertinggi Tambora dengan pemandangan hutan yang menakjubkan sepanjang perjalanan, Tambora juga bisa dijadikan sebagai sumber untuk mempelajari keragaman tumbuhan lokal Pulau Sumbawa, berburu juga merupakan kegiatan yang bisa dilakukan, baik tradisonal maupun perburuan modern

Lokasi Dan Transportasi Ke Gunung Tambora

Secara Geografis terletak pada 8� 25'LS dan 118 � 00 �E dengan ketinggian antara 0-2851 mdpl, Tambora Merupakan gunung tertinggi di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Wilayah Tambora dibagi menjadi 2 daerah konservasu yaitu,  North Tambora Wildlife Reserve dengan luas mencapai of 80,000 Ha dan South Tambora Hunting Park dengan luas mencapai 30,000 Ha.

Gunung Tambora terletak di pulau Sumbawa yang merupakan bagian dari kepulauan Nusa Tenggara. Gunung ini adalah bagian dari busur Sunda, tali dari kepulauan vulkanik yang membentuk rantai selatan kepulauan Indonesia.[7] Tambora membentuk semenanjungnya sendiri di pulau Sumbawa yang disebut semenanjung Sanggar. Di sisi utara semenanjung tersebut, terdapat laut Flores, dan di sebelah selatan terdapat teluk Saleh dengan panjang 86 km dan lebar 36 km. Pada mulut teluk Saleh, terdapat pulau kecil yang disebut Mojo.

Perjalanan dimulai dari kota Dompu menuju Desa Pancasila, Doro peti atau Calabai dengan menggunakan bis penumpang dari terminal Ginte pada pukul 08.00, 11.00 dan 13.00 setiap harinya dengan sewa Rp. 25.000 s.d. 30.000,-.

Mempersiapkan perbekalan dari kota sangat penting, karena sulit dtemukan pasar yang menjual keperluan lengkap di daerah calabai dan sekitarnya, untuk kegiatan pendakian dan berburu disarankan menggunakan jasa pemandu lokal yang dapat disewa dengan biaya sekitar Rp. 100.000 s.d. 150.000,- per hari.

Jalur Pendakian Gunung Tambora

Gunung Tambora dapat didaki melalui tiga titik pendakian yang kesemuanya berada di wilayah Kabupten Dompu. Jalur pertama berada di Dusun Pancasila Desa Tambora, jalur ke dua berada di desa Doropeti dan jalur yang ke tiga berada di sabana Doro Ncanga Desa Sorotatanga. Dari tiga jalur pendakian ini, dua jalur adalah jalur pendakian dengan berjalan kaki biasa untuk para pendaki gunung sedangkan jalur yang satunya adalah jalur pendakian dengan menggunakan kendaraan.

NCANGA TOLU

Ncanga Tolu (Sumber: visit.dompu.info)

Air Terjun Ncanga Tolu (bercabang tiga) merupakan air terjun yang terbentuk dari pertemuan 3 aliran sungai , air terjun ini terletak di sekitar pegunungan wilayah desa Ranggo Kecamatan Pajo, aliran sungai yang jernih sepanjang perjalanan menuju air terjun menjadi daya tarik tersendiri dari objek wisata ini.
Petualang ndapat berendam pada airnya yang dingin dan sejuk karena berada pada ketinggian sekitar 500-600 Meter diatas permukaan laut, selain itu tempat ini dapat dijadikan objek pembelajaran mengenai hutan, vegetasi dan mempelajari mengenai tumbuhan lokal Dompu, selain itu dapat dilakukan kegiatan outbound dan atau sekedar berkemah di sekitar aliran sungai.

Lokasi dan Transportasi ke Ncanga tolu

Terletak di daerah administratif Desa Ranggo Kecamatan Pajo kabupaten Dompu.
Perjalanan dari Kota Dompu menggunakan kendaraan umum (angkutan pedesaan) jurusan Dompu-Ranggo PP yang beroperasi dari jam 06.30 sampai jam 17.00 dengan sewa Rp. 3000,- atau menggunakan bis tujuan Hu�u dengan tarif yang sama sampai desa Ranggo, perjalanan dari desa Ranggo dapat ditempuh dengan berjalan kaki melewati daerah persawahan yang subur, hutan kecil, dan aliran sungai yang jernih dan segar selama kurang lebih 5Km dan dapat ditempuh paling lama 1.5 Jam perjalanan. Ke sini bisa juga pakai daihatsu terios sahabat kita :D
Disarankan membawa makanan bekal, dan mencari guide lokal apabila sebelumnya belum pernah menuju lokasi karena medan yang belum sering dilalui dan tidak adanya jalur yang tetap menuju lokasi air terjun.

LEPADI
Pacuan Kuda/pacoa jara ( sumber:harjasaputra.com)

Lepadi (Arena Pacuan Kuda Tradisional), Lepadi terletak 5 Km di bagian selatan kota Dompu dan terkenal dengan pacuan kuda tradisionalnya, pacuan kuda dilaksanakan setiap tahunnya. Pacuan kuda ini juga di sebut dengan Pacoa Jara. Joki yang menunggang kuda-kuda pacuan ini masih sangat muda, usia mereka masih kecil seumuran anak SD, tetapi keahlian mereka dalam mengendalikan dan memacu kudanya tidak perlu diragukan lagi.

CALABAI
Gunung Tambora
merupakan kota kecil penghasil kayu yang terletak diujung utara semenanjung Gunung Tambora. Gunung Tambora seperti yang telah diketahui merupakan pusat dari letusan terdahsat yang pernah ada dalam sejarah, gunung Tambora mendominasi semenanjung utara Pulau Sumbawa, dengan ketinggian 2.851 meter diatas permukaan laut, berwarna coklat dan diselimuti oleh hutan lindung yang lebat. Perjalanan menuju Calabai dapat ditempuh dalam waktu 8 jam dari Sumbawa Besar, 5 Jam dari Dompu dan 6 jam dari Bima.

SITUS NANGASIA

Terletak di Kawasan Wisata Lakey. Diperkirakan 4.500 SM Nenek Moyang masyarakat Dompu sudah mempunyai peradaban dan menguasai teknologi yang cukup tinggi, yang ditandai dengan ditemukannya berbagai peninggalan dimasa lampau berupa, manik-manik dan keramik. Di Kawasan Situs ini juga ditemukan Batu Kursi (Wadu Kadera) yaitu batu berupa kursi tempat penobatan para Ncuhi (Pemimpin), bekas Telapak Kaki Ncuhi dan Kubur Duduk. Situs ini ditemukan oleh tim Arkeologi Pusat Jakarta dan Denpasar-Bali.

NANGA TUMPU
Nanga Tumpu

Nanga Tumpu terletak di jalur Jalan Raya Sumbawa � Dompu dengan jarak dari ibukota Kabupaten Dompu 30 Km dengan waktu tempuh 25 menit. Kawasan ini memiliki berbagai gugusan Pulau-pulau kecil seperti: Nisa Pu�du, Nisa Rate, Nisa Maja, Nisa Ko�do dengan hamparan pasir putih yang sangat indah. Kawasan Nanga Tumpu dan sekitarnya sangat cocok untuk kegiatan berenang, memancing dan menyelam.
Pada saat musim angin selatan dan barat (sekitar bulan Januari, Pebruari, Maret, Juli dan Agustus) sangat cocok untuk kegiatan olah raga Wind Surfing, Kite Surfing dan Lomba perahu layar tradisional. Di tempat ini tersedia fasilitas rumah makan.

Lokasi Dan Transportasi Ke Nanga Tumpu

Nanga Tumpu terletak di jalur Jalan Raya Sumbawa � Dompu dengan jarak dari ibukota Kabupaten Dompu 30 Km dengan waktu tempuh 25 menit. Bisa di tempuh dengan berbagai transportasi. Kawasan ini memiliki berbagai gugusan Pulau-pulau kecil seperti: Nisa Pu�du, Nisa Rate, Nisa Maja, Nisa Ko�do dengan hamparan pasir putih yang sangat indah. Kawasan Nanga Tumpu dan sekitarnya sangat cocok untuk kegiatan berenang, memancing dan menyelam.
Pada saat musim angin selatan dan barat (sekitar bulan Januari, Pebruari, Maret, Juli dan Agustus) sangat cocok untuk kegiatan olah raga Wind Surfing, Kite Surfing dan Lomba perahu layar tradisional. Di tempat ini tersedia fasilitas rumah makan

NANGA DORO

Nanga Doro adalah daerah resort pegunungan tradisional di dekat Hu�u yang terkenal dengan sumber mata air panasnya dimana suhunya mencapai 80 derajat Celsius. Tempat ini benar-benar merupakan tempat yang paling sesuai untuk beristirahat dan melemaskan otot-otot yang sakit setelah sehari penuh berselancar.

MADA PRAMA

Terletak hanya sekitar 4 Km dari kota Dompu, wilayah hutan lindung ini merupakan rumah para marga satwa dan flora lainnya. Mada prama juga memiliki kolam renang dengan pemandangan yang indah.

PANTAI RIA
Pantai Ria (sumber:wisatanusatenggara)

Terletak di wilayah pantai sebelah Barat Teluk Cempi yang indah. Pantai Ria yang alami dengan pasir putihnya yang lembut merupakan salah satu wilayah terpencil di Sumbawa Tengah dengan keindahannya yang agung, tempat dimana anda bisa melarikan diri dari rutinitas yang melelahkan dan bersantai bersama keluarga. Jalan menuju tempat ini juga sudah cukup baik.


Masih ada beberapa tempat yang belum saya ulas disini. Mungkin suatu ketika jika saya menang lomba blog ini saya akan lebih banyak mengulasnya. Ya iyalah kan bisa langsung kesana :D

Blog ini saya tulis untuk lomba yang diadakan daihatsu terios, syukur-syukur bisa menang. Alhamdulillah. Bagi yang ingin lomba buruan klik gambar di bawah ini. Yuk lomba bareng-bareng


http://www.dompukab.go.id/
http://humasdompu.wordpress.com/category/pariwisata/
http://travel.detik.com/read/2013/06/17/070722/2275034/1382/1/gunung-tambora-siap-terkenal-sedunia-di-2015#menu_stop
Sumber Berita: http://dompukab.go.id/berita-situs0gunung0tambora0dan0danau0pulau0satonda0dompu.html#ixzz2c7wdO0hY
http://wisatanusatenggara.wordpress.com/edisi-khusus-wisata-nusa-tenggara/wisata-dompu/
http://duaabadtambora.dompu.info/jalur-pendakian/
http://dompu-huu.blogspot.com/2013/01/dompu-bumi-nggahi-rawi-pahu.html
http://daihatsu.co.id/
http://www.youtube.com



Back To Top